Related Posts with Thumbnails

Ibu Pembunuh Anak Jalani Tes Kejiwaan

02 Agustus 2010

. Share 

VIVAnews – Sunarsih, tersangka pembunuh anak kandung bernama Aulia yang masih berusia 10 hari, diperiksa kejiwaannya di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Senin, 2 Agustus 2010, siang ini.

Demikian dinyatakan Komisaris, Nurdi Satriaji, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, di acara Pelatihan Perubahan Mindset Melalui Implementasi Strageti Polmas Dalam Konteks Rencana Aksi Nasional HAM di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan.

Pembunuhan dengan cara menggorok leher anaknya ini terjadi di rumah Sunarsih sendiri, di Jalan Said, Pejaten Barat RT03/01, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu, 1 Agustus 2010.

Menurut keterangan Sunarsih kepada polisi, alasan membunuh Aulia karena belum siap lahir dan batin terhadap beban berat yang kelak harus ia tanggung untuk menghidupi Aulia.

“Pelaku memang sempat minta kepada suami agar Aulia dititipkan ke saudara agar beban ekonomi berkurang. Namun, suami menolak, sampai akhirnya anak itu dihabisi,” kata Nurdi.

Anak malang itu merupakan anak ketiga Sunarsih. Sebenarnya, ungkap Nurdi, sebelum mengandung Aulia, Sunarsih telah mengikuti program Keluarga Berencana. “Namun ternyata bobol. Lalu lahirlah Aulia.”

Keluarga pasangan suami istri Sunarsih-Sugino tergolong miskin. Kendati demikian, sebenarnya mereka telah berhasil mengantarkan anak pertamanya lulus dari bangku SMA. Sedangkan anak keduanya, saat ini masih duduk di bangku SMP.

Tetapi, apapun alasan yang disampaikan oleh Sunarsih, kasus pembunuhan sadis ini tetap diproses pihak berwajib.

Ia dijerat dengan KUHP Pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman penjara seumur hidup.

“Kalau dalam perkembangannya ternyata ada bukti unsur perencanaan pembunuhan, ia akan dikenakan Pasal 340 dengan hukuman penjara seumur hidup,” kata Nurdi.

See Also:

Labels: